HTML5 Powered with CSS3 / Styling, and SemanticsLevel Double-A conformance, 
          W3C WAI Web Content Accessibility Guidelines 2.0

  • gambardifabel
  • gambardifabel
  • gambardifabel
  •  
    sipp
  • sms
  •  

    gambar
  •  

    gambardifabel
  • Selamat Datang

    Selamat Datang Selamat Datang di Website Resmi Pengadilan Negeri Yogyakarta. Website ini merupakan website pengadilan yang sudah sesuai dengan Pedoman Rancangan dan Prinsip Aksesibilitas Website Pengadilan di Lingkungan Mahkamah Agung.

    Lebih Lanjut

  • Sistem Informasi Penelusuran Perkara

    Sistem Informasi Penelusuran Perkara adalah aplikasi resmi dari Mahkamah Agung Republik Indonesia untuk membantu para pencari keadilan dalam monitoring proses penyelesaian perkara yang ada di Pengadilan Negeri Yogyakarta

    Masuk SIPP

  • Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)

    PTSP merupakan bentuk reformasi regulasi dan reformasi birokrasi. Pelayanan yang tersebar dikepaniteraan dan kesekretariatan disatukan dalam satu pintu, satu tempat ptsp. Mulai dari tahap awal sampai dengan proses layanan, penyelesaian layanan, dengan menyederhanakan prosedur, agar efektif, efisien, transparan, terukur dan akuntabel, biaya murah dan menghindari penyelewengan.

    Lebih Lanjut

  • Pos Layanan Hukum

    Bebas biaya perkara bagi yang tidak mampu. Anda yang kurang mampu berhak mendapatkan layanan bantuan hukum secara cuma-cuma. Gunakan hak anda untuk memanfaatkan POSYANKUM

    Lebih Lanjut

  • Mendukung Aksesibilitas Difabel

    Situs Pengadilan Negeri Yogyakarta memiliki fitur aksesibilitas sesuai WCAG 2.0 seperti pengatur ukuran font, kontras warna, konversi teks ke suara untuk membantu para pencari keadilan khusus difabel dalam mengambil informasi di situs Pengadilan. Fitur AccessKey navigasi keyboard juga ditanamkan di situs ini bagi difabel mandiri

e-Court

e-Berpadu

Eraterang

SIPP

Direktori Putusan

SI SUPER

JDIH

INAPROC

SIWAS

Yanti Online

PERKUSI

SIPPN MENPAN

Ketua Pengadilan Negeri Yogyakarta Menjadi Penerima Pertama Vaksid Covid-19 di Kota Yogyakarta

on Jumat, 15 Januari 2021. Posted in Berita Terkini

Ketua Pengadilan Negeri Yogyakarta Menjadi Penerima Pertama Vaksid Covid-19 di Kota Yogyakarta

Pada hari Jumat tanggal 15 Januari 2021 sekitar pukul 08.30 WIB Ketua Pengadilan Negeri Yogyakarta Ibu Dr. Frida Ariyani, S.H.,M.Hum. menghadiri acara Program Vaksinasi Covid-19 bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Yogyakarta yang diselenggarakan di ruang Serbaguna Rumah Sakit (RS) Pratama Yogyakarta dengan menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19. dan pembatasan jumlah kehadiran Uuntuk mengendalikan faktor risiko paparan dan interaksi (kerumunan). Acara pembuka dimulai sambutan pembawa acara kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian sabutan lagi setelah itu foto bersama.

 

Ada enam meja di samping kanan. Setiap meja terdapat petugas dengan alat pelindung diri (APD) lengkap. Mereka bersiap menjadi petugas program vaksinasi tahap pertama di Kota Yogyakarta. Sebelum vaksinasi Covid-19 dilakukan para tokoh yang sudah diundang sebagai penerima vaksinasi harus melakukan registrasi terlebih dahulu di meja-meja yang sudah disediakan oleh petugas. Kemudian ada proses screening yang mana proses ini dibutuhkan untuk memenuhi faktor atau kriteria sebelum dilakukan penyuntikan kepada penerima vaksin. Setelah proses screening kesehatan baru dilakukan penyuntikan vaksinasi. Tentunya vaksin ini diharapkan dapat memberikan kekebalan dalam tubuh agar masyarakat tidak mudah terpapar virus covid-19.

 

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti menjadi salah satu daftar undangan yang menerima vaksin tahap pertama. Setelah menyapa tamu undangan yang telah lebih dulu datang, petugas memanggil Haryadi untuk screening. Haryadi bisa melewati screening sampai meja kelima. Namun dia tidak bisa melanjutkan di meja enam untuk kemudian divaksin karena tidak memenuhi syarat. Haryadi meminta semua pihak untuk menjaga prokes dengan sungguh-sungguh, walaupun sudah mendapatkan vaksin.

 

Selain Haryadi, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi juga masuk dalam daftar penerima vaksin. Heroe menjadi orang pertama di Kota Yogyakarta yang mendapat vaksin untuk menangkal Covid-19. Adanya vaksin merupakan salah satu titik terang dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang sudah berjalan sekitar 10 bulan ini. Menurut Heroe, langkah ini sebagai cara menguatkan masyarakat dan kesiapsiagaan bersama untuk menghadapi pandemi yang tidak tahu kapan akan kelar. Saat ini, uji kelayakan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah keluar. Begitu pun dari MUI, sudah ada keterangan bahwa vaksin ini halal.

 

 

Begitu namanya dipanggil petugas kesehatan, Ibu Ketua Pengadilan, Dr. Frida Ariyani, S.H.,M.Hum. langsung menuju meja pertama untuk melakukan administrasi sebelum mendapatkan vaksin. Di meja pertama, Ibu Ketua memberikan identitas diri. Setiap meja memiliki fungsi pengecekan masing-masing, mulai dari identitas diri sampai screening kesehatan. Ibu Ketua  lolos  semua tahap screening dan setelah itu mendapat suntikan vaksin. Proses penyuntikan vaksin berjalan aman dan lancar

 

Setelah mendapat suntikan vaksin, ada pemantauan selama 30 menit pertama. Apabila tidak ada efek samping yang cukup besar, maka pemantauan berlanjut sampai penyuntikan tahap kedua pada dua pekan ke depan. Efek yang sering muncul setelah mendapat vaksin yaitu bengkak atau kemerahan pada kulit. Setelah mendapat vaksin, orang tersebut akan mendapatkan semacam kartu yang berisi instruksi pemantauan. Instruksi itu termasuk tanggal untuk cek di fasilitas kesehatan dan kontak untuk menghubungi apabila terjadi sesuatu.